Rabu, 13 April 2016

ANGGREK



                       


                                               

Suku anggrek-anggrekan (bahasa Latin: Orchidaceae) merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika. Anggrek di daerah beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadap musim dingin. Organ-organnya yang cenderung tebal dan "berdaging" (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara lembap. Orchidaceae adalah sumber inspirasi dari nama kereta api Argo Anggrek, kereta api eksekutif yang melayani Surabaya Pasar Turi-Gambir.
Anggota pentingnya yang dikenal baik manusia adalah anggrek hias serta vanili.berkelopak bunga indah dan berwarna-warni
Anggota suku ini cenderung memiliki organ-organ yang sukulen atau "berdaging": tebal dengan kandungan air yang tinggi. Dengan demikian ia dapat hidup pada kondisi ketersediaan air yang rendah. Air diperoleh dari hujan, tetesan, embun, atau uap air di udara. Namun, anggrek tidak ditemukan di daerah gurun karena perakarannya tidak intensif. Anggrek menyukai cahaya matahari tetapi tidak langsung sehingga ia biasa ditemukan di alam sebagai tumbuhan lantai hutan atau di bawah naungan. Sebagai tanaman hias, anggrek tahan di dalam ruang.
Akar serabut, tidak dalam. Jenis-jenis epifit yaitu mengembangkan akar sukulen dan melekat pada batang pohon tempatnya tumbuh,namun tidak merugikan pohon inang. Ada pula yang tumbuh geofitis,dengan istilah lain terrestria artinya tumbuh di tanah dengan akar-akar di dalam tanah. Ada pula yang bersifat saprofit, tumbuh pada media daun-daun kering dan kayu-kayu lapuk yang telah membusuk menjadi humus. Pada permukaan akar seringkali ditemukan jamur akar (mikoriza) yang bersimbiosis dengan anggrek.
Batang anggrek beruas-ruas. Anggrek yang hidup di tanah ("anggrek tanah") batangnya pendek dan cenderung menyerupai umbi. Sementara itu, anggrek epifit batangnya tumbuh baik, seringkali menebal dan terlindungi lapisan lilin untuk mencegah penguapan berlebihan. Pertumbuhan batang dapat bersifat "memanjang" (monopodial) atau "melebar" (simpodial), tergantung genusnya.
Daun anggrek biasanya oval memanjang dengan tulang daun memanjang pula, khas daun monokotil. Daun dapat pula menebal dan berfungsi sebagai penyimpn air.
Bunga anggrek berbentuk khas dan menjadi penciri yang membedakannya dari anggota suku lain. Bunga-bunga anggrek tersusun majemuk, muncul dari tangkai bunga yang memanjang, muncul dari ketiak daun. Bunganya simetri bilateral. Helaian Kelopak bunga(sepal) biasanya berwarna mirip dengan mahkota bunga (sehingga disebut tepal). Satu helai mahkota bunga termodifikasi membentuk semacam "lidah" yang melindungi suatu struktur aksesoris yang membawa benang sari dan putik. Benang sari memiliki tangkai sangat pendek dengan dua kepala sari berbentuk cakram kecil (disebut "pollinia") dan terlindung oleh struktur kecil yang harus dibuka oleh serangga penyerbuk (atau manusia untuk vanili) dan membawa serbuk sari ke mulut putik. Tanpa bantuan organisme penyerbuk, tidak akan terjadi penyerbukan.

Buah anggrek berbentuk kapsul yang berwarna hijau dan jika masak mengering dan terbuka dari samping. Bijinya sangat kecil dan ringan, sehingga mudah terbawa angin. Biji anggrek tidak memiliki jaringan penyimpan cadangan makanan; bahkan embrionya belum mencapai kematangan sempurna. Perkecambahan baru terjadi jika biji jatuh pada medium yang sesuai dan melanjutkan perkembangannya hingga kemasakan.
Pemanfaatan anggrek
Anggrek dikenal sebagai tanaman hias populer yang dimanfaatkan bunganya. Bunga anggrek sangat indah dan variasinya hampir tidak terbatas. Anggrek biasa dijual sebagai tanaman pot maupun sebagai bunga potong. Indonesia memiliki kekayaan jenis anggrek yang sangat tinggi, terutama anggrek epifit yang hidup di pohon-pohon hutan, dari Sumatera hingga Papua. Anggrek bulan adalah bunga pesona bangsa Indonesia. Anggrek juga menjadi bunga nasional Singapura dan Thailand
Anggrek sering dipergunakan sebagai simbol dari rasa cinta, kemewahan, dan keindahan selama berabad-abad. Bangsa Yunanimenggunakan anggrek sebagai simbol kejantanan, sementara bangsa Tiongkok pada zaman dahulu kala mempercayai bahwa anggrek sebagai tanaman yang mengeluarkan aroma harum dari tubuh Kaisar Tiongkok.
Pada pertengahan zaman, anggrek mempunyai peran penting dalam pengembangan tehnik pengobatan menggunakan tumbuh-tumbuhan. Penggunaannya pun meluas sampai menjadi bahan ramu-ramuan dan bahkan sempat dipercaya sebagai bahan baku utama pembuatan ramuan ramuan cinta pada masa tertentu. Ketika anggrek muncul dalam mimpi seseorang, hal ini dipercaya sebagai simbol representasi dari kebutuhan yang mendalam akan kelembuatan, romantisme, dan kesetiaan dalam suatu hubungan. Akhirnya, pada permulaan abad ke-18, kegiatan mengkoleksi anggrek mulai menjadi kegiatan yang banyak dilakukan di segala penjuru dunia, terutama karena keindahan tanaman ini.
Vanili (Vanilla planifolia) juga merupakan anggota suku anggrek-anggrekan. Tumbuhan ini dimanfaatkan buahnya. Untuk menghasilkan buah, vanili harus "dikawinkan" oleh manusia, karena serangga penyerbuknya tidak mampu hidup di luar daerah asalnya, meskipun sekarang usaha-usaha ke arah pemanfaatan serangga mulai dilakukan.
Jenis-jenis anggrek hias
Penyebutan jenis anggrek hias biasa disebutkan dengan nama genusnya saja karena banyak sekali hibrida antarspesies dan antargenus yang telah dibuat. Akibatnya, penamaan anggrek memiliki semacam aturan khusus yang agak "menyimpang" dari aturan penamaan botani biasa.
Berikut adalah nama-nama genus anggrek hias populer:
·         Cattleya, bunganya besar dan spektakuler, namun sulit dipelihara
·         Dendrobium, tanaman hias paling populer dari antara jenis-jenis anggrek
·         Oncidium, termasuk di dalamnya anggrek "golden shower"
·         Phalaenopsis, kepopulerannya mendekati Dendrobium. Anggrek bulan adalah salah satu jenisnya
·         Spathyphyllum, anggrek tanah
·         Vanda, biasanya sebagai bunga potong


Sumber:

PEREKONOMIAN INDONESIA SAAT INI


Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan tiga tahun 2015 lebih baik dari triwulan sebelumnya, Badan Pusat Statistik melaporkan.
Meski begitu, pengamat berpendapat pemerintah harus tetap waspada karena pertumbuhan itu bergantung kepada faktor eksternal, terutama nilai tukar rupiah.
Hari ini (05/11) BPS melaporkan, ekonomi Indonesia pada triwulan tiga 2015 tumbuh 4,73% terhadap triwulan tiga 2014. Ini peningkatan dibanding 4,67 % pertumbuhan pada triwulan sebelumnya (April-Juni), yang merupakan angka terendah selama enam tahun.
Laju pertumbuhan melambat dibanding capaian triwulan tiga tahun 2014, yang tumbuh 4,92%.
Berdasarkan pernyataan di situs resmi BPS, pertumbuhan didorong dari sisi produksi dan pengeluaran.
Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha. Capaian tertinggi ialah usaha Informasi dan Komunikasi, yang tumbuh 10,83 persen.
Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 6,56%, diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga.
Ekonom menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini berada dalam keadaan yang lebih kompleks dibandingkan pada 2008.

Direktur Eksekutif Mandiri Institute Destry Damayanti mengatakan permasalahan yang dihadapi sekarang dibandingkan kondisi pada 2008 dan 2009 sangat berbeda karena kondisi perekonomian saat ini justru lebih kompleks.

Pada 2008, Indonesia masuk dalam kondisi krisis akibat kasus perumahan di Amerika Serikat (AS).

"Ekonomi Indonesia pada 2009 tumbuh 4,5% karena banyak aliran masuk ke Indonesia, dengan harga komoditas yang naik, mempengaruhi pendapatan masyarakat. Memang ekonomi global buruk, tapi ada booming komoditi," ujarnya di Plaza Mandiri, Senin (21/9/2015).

Saat krisis 2008, kondisi perekonomian nasional masih kuat dengan harga komoditas yang tinggi mendorong investasi di dalam negeri.

Indonesia yang bergantung pada komoditas saat itu juga memperoleh keuntungan karena banyak wilayah bergantung pada komoditas. Komoditas inilah membuat pendapatan dan daya beli masyarakat menjadi meningkat.

"Booming komoditi memang high leverage, jadi leverage-nya memang tinggi sehingga sektor keuangan ada likuiditas. Apalagi ada stimulus, mereka tidak mungkin taruh lagi di sektor keuangan," katanya.

Destry menuturkanharga komoditas ini tertekan dan menurun sejak 2012 sehingga ekonomi Indonesia mengalami deselerasi.

Sebab, para investor menyadari pelemahan ekonomi global membuat orang menarik investasi pada komoditas.

Prediksi tahun 2016 kalau dilihat-lihat pertumbuhan ekonomi Amerika yang membaik dengan penurunan jumlah pengangguran memberikan harapan positif terhadap perekonomian yang diwujudkan dengan konfirmasi kenaikan suku bunga The Fed.

Kenaikan suku bunga the Fed dapat menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak lagi. Apa dampak positif terhadap Indonesia yang bisa kita garisbawahi?

Pertama, seperti yang sudah sering dibahas bahwa konfirmasi kenaikan suku bunga The Fed justru lebih memberikan kepastian kepada pasar dan investor, khususnya investor di BEI. Oleh sebab itu volatilitas di bursa maupun spekulasi kemudian jadi mereda.

Kedua, pengumuman paket stimulus ekonomi berikutnya dari pemerintah diharapkan bisa menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi di 2016 ini. Mundurnya beberapa pejabat di pemerintahan, dipersepsikan, memberikan indikasi mulai tumbuhnya budaya 'malu' sehingga memberikan efek positif.

Ketiga, Kebijakan tax amnesty, yang sebenarnya bisa menimbulkan reaksi positif dan negatif di berbagai kalangan. Tapi apabila berhasil dilaksanakan dan kemungkinan besar akan disusul dengan penurunan tarif pajak korporasi dan individu.

Keempat, Kemungkinan besar adanya reshuffle alias pergantian menteri yang apabila menteri-menteri baru tersebut termasuk orang yang bisa diterima pasar, maka bisa memberikan sentimen positif terhadap pasar dan iklim investasi di Indonesia.

Terakhir, terlihat bahwa Investor asing sudah mulai masuk kembali ke pasar Indonesia. Hal ini dapat dilihat pada terjadinya dana masuk atau inflow di SBN, demikian juga kepemilikan asing pada Surat Utang Negara / Pemerintah kita yang masih cukup tinggi dan diminati.

Dalam draf nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016, pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8-6,2 persen. Bank Indonesia punya pandangan berbeda. BI lebih pesimis dengan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan lebih rendah dari target pemerintah.
Gubernur BI Agus Martowardojo menuturkan, dari perhitungan, pertumbuhan ekonomi tahun depan belum menembus 6 persen.
"Mungkin kami masih belum lewat dari 6 persen," kata Agus di Jakarta, Rabu (20/5).
Agus Marto menuturkan, rendahnya prediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini versi BI banyak dipengaruhi berbagai hal, salah satunya harga komoditas andalan yang rendah.
Walau lebih rendah, bank sentral sesumbar tahun depan merupakan waktu kembalinya gairah ekonomi tanah air. Sebab Agus memprediksi justru lebih baik dibanding tahun ini.
Agus tak menampik bakal banyak tantangan dalam pertumbuhan ekonomi tahun 2016.

Refrensi:

1.      Meski perekonomian membaik, Indonesia harus "tetap waspada". http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/11/151105_indonesia_pertumbuhanpdb. Diakses pada 17 Maret 2016 pukul 19.00

2.      Petriella, Yanita. Ekonom Sebut Kondisi Ekonomi Indonesia Saat Ini Lebih Kompleks. finansial.bisnis.com/read/20150921/9/474729/ekonom-sebut-kondisi-ekonomi-indonesia-saat-ini-lebih-kompleks. Diakses pada 17 Maret 2016 pukul 20.00

3.      Akbar, Aidil. Ekonomi Indonesia 2015-2016. http://finance.detik.com/read/2016/01/05/065432/3110624/722/ekonomi-indonesia-2015-2016--1-. Diakses pada 17 Maret 2016 pukul 20.30

4.      Pratomo, Angga Yudha. Prediksi ekonomi 2016, BI lebih pesimis dibanding pemerintah. http://www.merdeka.com/uang/prediksi-ekonomi-2016-bi-lebih-pesimis-dibanding-pemerintah.html. Diakses pasa 17 Maret 2016 pukul 20.40

5.      http://ansclarina.blogspot.co.id/